Last Update 0COMPOSITE 5353.46 18.91   AGRI 1845.43 3.29   MINING 1155.66 -4.63   BASIC-IND 504.45 3.36   MISC-IND 1350.88 12.51   CONSUMER 2486.34 2.73   PROPERTY 565.74 7.46   INFRASTRUC 1121.9 6.64   FINANCE 791.75 0.32   TRADE 864.39 3.44   MANUFACTUR 1407.63 4.97   LQ45 919.34 3.57   JII 742.07 5.02   MBX 1537.15 5.29   DBX 760.22 3.33   KOMPAS100 1151.51 4.83   BISNIS-27 472.06 1.98   SRI-KEHATI 320.62 1.82   PEFINDO25 417.71 1.71   IDX30 496.56 2.04   
M-One Chat

Call Center 021 7917 5990

BURSA WALL STREET ALAMI PELEMAHAN.

IQPlus, (25/08) - Bursa saham Wall Street berakhir melemah pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena para investor menunggu pertemuan antara para ketua bank sentral negara-negara Barat.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 28,69 poin atau 0,13 persen menjadi ditutup pada 21.783,40 poin.

Sementara itu, indeks S&P 500 kehilangan 5,07 poin atau 0,21 persen menjadi ditutup pada 2.438,97 poin, dan indeks Komposit Nasdaq berkurang 7,08 poin atau 0,11 persen menjadi berakhir di 6.271,33 poin.

Ketua Federal Reserve AS diperkirakan akan bergabung dengan Ketua Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi dan Gubernur Bank Sentral Jepang (BoJ) Haruhiko Kuroda pada Jumat waktu setempat di Simposium Kebijakan Ekonomi tahunan di Jackson Hole, negara bagian Wyoming, AS.

Topik tahun ini adalah "Fostering a Dynamic Global Economy" dan para investor akan mencari petunjuk terkait kebijakan moneter global.

Ekspektasi kebijakan moneter ketat di AS telah diperlemah baru-baru ini oleh data inflasi yang lembut. Ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga pada Desember hanya 37,6 persen, menurut alat FedWatch CME Group. (end)